pns dngn mryang gmbira…

kisah kasih PNS ceria

Printer Keparat Juni 5, 2009

Filed under: Blog Ndableg! — kringetdingin @ 4:05 am
Tags: , , , , ,

Salah satu tugas saya di kantor adalah memasukan nilai dan KRS.
Kalau di kampus saya dulu, saya sendiri yang mengentry KRS saya ke komputer, tentu saja dengan persetujuan SekJur, lalu saya datang ke ruang KRS, dan mengentry data pelajaran apa saja yang mau saya ambil, lalu saya keluar, dan mengambil KRS saya di loket setelah nama saya dipanggil. Gampang kan?

Nah, kalau disini, mahasiswa mengisi KRS dengan tulisan tangan mereka, lalu dibawa ke ruangan saya, dan nanti saya yg memasukan data pelajaran yang akan mereka ambil semester depan, lalu saya print, dan beberapa hari kemudian semua KRS tsb akan dibagikan.

Dulu, yang mengerjakan ini adalah Uni Elsi, cum sepertinya she’s had enough, lalu dia menyerahkan semua tugas ini ke saya. Tidak berarti tugas saya sebagai Pranata Komputer yang mencakup hal2 lain mengenai komputer rusak, update website, dsb diabaikan lhow… ini adalah penambahan tugas tanpa penambahan gaji. Gini nih kalau tempat kerja gak punya Job Desc. Kl gini, siapa bilang jadi PNS enak? Udah gaji kecil, kerjaan betumpuk, trus makan ati pula… palagi orang2 selalu bilang.. enak yaa jadi PNS, bla bla… makan uang negara…bla bla… plis deh… gaji kami tuh cuma 1.6jt. Kerjaan kami juga gak lebih sedikit dari kalian yang kerja di swasta bergaji besar.

Kalau saja kerjaan saya ditunjang dengan alat2 yang memadai, mungkin saya tidak akan terlalu rewel.
Tapi ini bener2 sebuah mimpi buruk!
Untuk mengeprint KRS dan KHS, kamu menggunakan printer tahun jebod yang brisiknya minta ampun. Saya masih mengerti, krn gak ada budget buat beli yang baru, jadi pakailah yang ada… masalahnya… paper feeder nya udah gak jalaan… jadilah saya harus memasukan kertas satu persatu..

printer keparat

printer keparat

Mending kalo kertasnya bisa lsg masuk, kadang dia gak mau ngambil kertasnya, jadi harus dimasukin secara manual, diputer2 gitu knob disebelahnya, mending kl bisa… kadang harus pada posisi tertentu baru bisa dimasukin secara manual.

Setelah saya itung2 waktu yang saya habiskan untuk memasukan kertas satu persatu untuk 1 KRS/KHS sekitar 3 menit. Ngeprint 1 menit, masukin data 2 menit, berarti 6 menit untuk 1 KRS!! Dan mahasiswa disini ada 300-an lebih. Yang pasti buat ngeprint doang butuh waktu lebih dari 25 jam!! Ini bener2 gak efisien, dan kalau kita minta ganti printer yang OK, jawabannya selalu sama… “Ntar lah… kapan2.. satu2 diganti…” Emangnya yang mana yang mau diganti?? Belum lagi komputer juga dari taun Jebod yang super lemod, and gak bisa online. DUh, udah mau mati rasanya…Wajar aja kl ni kampus cuma di kasi akreditasi C, lah wong sistemnya aja masih berantakan! Gak usah deh sosialisasi tentang ketepatan waktu, dsb.. nyampe disini aja gw dah buang waktu masukin data2 mahasiswa2 dan ngutak ngatik printer setan ini. Ini sih udah bikin otak gw tambah tumpul aja… udh gak produktif, gak kreatif, dan yang saya heran, semua orang kok bisa aja santai2 yaa??? padahal kerjaannya numpuk dan membusuk.

Pingin banget ngelempar ini printer keparat ke laut. Udah gak usah diliat2 lagi. Ganti aja semua!! Tapi ternyata tidak semudah itu… misalnya printer2 biadab ini akan dimusnahkan, prosesnya pun gak bisa lsg dibuang. Harus di inventori dulu, trus di lelang, dsb… plis deh.. syapa juga yang mau beli printer jaman kuda gigit besi yang rusak!

Bener2 merusak mood gw buat hari ini!!

 

2 Responses to “Printer Keparat”

  1. erfan Says:

    pola pikirnya mungkin harus diubah, kan cara kerja efektif dan efisien masih belum menjadi kewajiban. stigma lemod dan buang waktu untuk urusan administrasi kayaknya masih akan berlangsung lama. belum lagi ke”lemod”an karena kesalahan data, kesalahan orang dan yang jelas untuk kasus ini adalah kesalahan alat. kalo mau pake cara ekstrem, printer sekarat keparat itu dibikin mati aja sekalian. kalo bener2 gak bisa dipake mungkin mereka (yang merasa punya wewenang utk menentukan beli atau tidak) akan cepat ambil keputusan. well wish you luck..

  2. Shinta Says:

    Well, itulah salah satu kelemahan dr negara kita…
    Gmn bs maju kalau fasilitas negara aja belum memadai, ditambah lagi dengan Sumber Daya Manusia kita yang masih cenderung ‘nrimo’ dengan situasi dan kondisi di sekitarnya. Prinsip orang kita tu masih ‘Kerja gampang, asal dapat uang’ kan susah …😦

    So, kalau kita merasa bahwa kita bukan salah satu dari orang yg asal ‘nrimo’ tadi, maka buatlah suatu gebrakan yang bisa membangunkan orang-orang di sekitar kita untuk ikut berkembang dan berinovasi biar ga’ nambah ‘dableggg’

    I pray for U ..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s