pns dngn mryang gmbira…

kisah kasih PNS ceria

Main Volley Agustus 6, 2009

Filed under: Blog Ndableg! — kringetdingin @ 6:01 am
Tags: , , , , ,

Sudah beberapa hari belakangan ini beberapa wanita di tempat kerja saya giat berlatih volleyball. Kenapa? Karena dalam rangka menyambut 17-an kantor saya akan bertanding volley melawan satuan kerja lain di kota Padang ini.

Saya bukan pecinta olahraga, bahkan kalau bisa dibilang, saya rada-rada anti berkeringat. Lagipula, tiap hari saya sudah berjalan kaki sekitar ½ jam, itu kan sudah terhitung olahraga. Tapi dengan adanya ‘kewajiban’ untuk mengikuti pertandingan volley bagi anak baru, saya dan 2 perempuan CPNS di kantor dengan berat hati ‘nurut’ dengan kata atasan. Tentu saja setelah diming-imingi bahwa kami akan diberi kaos tim, kami langsung bersemangat, bahkan saya pun ikut membantu membuat proposal dan design kaos.
As expected, dari 3 CPNS wanita yang ada dikantor tidak ada satu pun yang bisa main volley. Untunglah ada 10 nama orang yang tergabung di dalam tim, maka kami bisa menjadi pemain cadangan saja. Hehe… No! itu hanya impian. Pada kenyataannya, yang berlatih volley hanya 6 orang termasuk kami ber-3, yang menjadikan kami secara tidak langsung dan penuh pemaksaan sebagai tim inti.

Kalau menurut referensi kami, bermain volley itu pastilah mudah, lihat saja para laki2 tampan di Boys Before Flowers, mereka bermain volley dengan mudahnya, dan sepertinya mereka tetap tampan walau basah dengan keringat. Tentu saja, itu kan cuma di film! Dan andaipun mereka bermain volley beneran, pasti mereka sudah biasa, sedangkan kami untuk memukul bola saja masih takuut…

Inti dari sebuah service adalah berhasil membuat bola melambung melalui net. Secara logika… dengan luas lapangan sebesar 9m x 18 m, dan tinggi net 2.24m, jika kita memukul bola seberat 0.3 kg – 0.325 kg bersudut tertentu, dengan kecepatan sekitar 5 m/s, maka sudah dapat dipastikan kita akan mendapatkan bola di lapangan lawan. Secara logika momentum, berat bola yang cuma sekitar 3 ons, di tabrakan dengan tangan kita dengat berat sekitar 2 kg, harus nya bola memang akan terpental jauh. Mungkin akan terjadi, tapi after effect nya itu lhooo… kalau bola terpental jauh karena tidak ada daya yang menahan, tangan kita tertahan oleh berat tubuh kita sehingga yang pertama kali merasakan dampaknya adalah kulit kita (yang sudah di treatment dengan baik dengan berbagai macam lotion). Kulit akan mengalami dorongan daya sebesar daya pada bola, jadi wajar saja kalau beberapa pembuluh darah halus di bawah kulit jadi pecah, sehingga terjadi memar. Ini menjelaskan kenapa kami gak ada yang mau melakukan servis. Untuk alasan yang sama diatas, kami juga tidak mau memukul balik bola. Selain takut memar, kami juga belum berlatih untuk menyasarkan bola dengan baik. Alhasil, setiap kami mencoba untuk memukul balik selalu keluar lapangan.

Dengan semua memar-memar di tangan saya, saya merasa seperti Cici Paramida yang teraniaya.. Hanya saja ini adalah hasil dari KDLK (Kekerasan Di Lapangan Kantor).
KDLK

Gossip nya sih, dari 5 satuan kerja departemen di Padang ini, hanya 2 satuan kerja yang akan ikutan volley putri, termasuk kantor kami, jadi minimal kami bisa dapat juara 2 lah… hihi…

 

2 Responses to “Main Volley”

  1. nina Says:

    cerita ibu sm persis dng yg akan kami lalui minggu ini dan ceritax pula tgl 21 Okt ini kami bertanding dng tim lain. Oh iya, sy di kantor Yakes Telkom, jd nti tim itu ya msg2 dr Divisi intern. Sama jg dng ibu, sy jg memar di tangan bahkan sempat terkilir saat latihan di lapangan ktr.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s