pns dngn mryang gmbira…

kisah kasih PNS ceria

Mardiyani Juni 30, 2012

Filed under: Tak Berkategori — kringetdingin @ 2:24 am
Tags: , ,

Kalau kita nonton tivi atau baca-baca cerita teen lit atau semacamnya, disitu  digambarkan sosok sahabat sebagai seseorang yang selalu ada untuk kita, tempat berbagi, dikala kita sedih apalagi di kala kita senang.

Saya bukan orang yang mempunyai sahabat seperti yang digambarkan seperti di tivi. Saya tidak mempunyai teman untuk berbagi segala gundah dah gelisah. Kalau saya punya teman seperti itu, saya pasti tidak akan sering curhat di twitter ataupun blogging seperti ini.

Ketika SD, saya mempunyai teman dekat, mungkin saya anggap sahabat, tapi namanya juga anak SD, mainnya masih berkelompok dengan ekstrim, gak akan temenan sama teman yang lain kalau temen yang satu lagi musuhan. Masih SD, masih gampang di provokasi. Akhirnya lebih sering musuhannya dibanding temenannya. Saya jarang keluar rumah untuk bermain sepeda dan berkotor-kotor dengan anak-anak tetangga. Ditambah dengan jadwal les saya yang padat, hingga sulit banget untuk bisa mempunyai waktu luang untuk bermain-main. Waktu masih SD, saya les piano 3 kali seminggu, dan saya ikutan pencak silat 2 x seminggu. Gak banyak waktu yang tersisa buat bermain-main dengan teman. Punya teman saja bersyukur, apalagi punya sahabat.

Ada satu orang yang saya anggap sahabat dekat saya, ketemunya di kelas 4, dia adalah veteran (panggilan untuk anak yang tidak naik kelas). Namanya Mardiyani. Itu mungkin pertama kalinya saya punya teman dimana saya menceritakan segalanya ke dia. Banyak yang gak setuju saya temenan sama dia, yah alasannya karena dia itu veteran udah dua kali. Tapi Mardiyani anak yang baik. dan bukan hanya dia pendengar dan pemberi saran yang baik, dia itu seperti kakak. Saya sebagai anak tertua nggak pernah ngerasain punya kakak, dan datanglah Mardiyani, dengan wajah gak pede nya. Mardiyani gak pernah pede, saya kebalikannya. Perlahan pede Mardiyani meningkat, dan kegalakan saya menurun.

Mardiyani selalu punya pengetahuan baru untuk berbagi, karena umurnya 3 tahun di atas saya, sikapnya sangat dewasa dan bijak. Sikap saya yang selalu marah dan meledak-ledak bisa dengan mudah diredam oleh Mardiyani. Saya yang selalu melawan guru, perlahan melunak. Mardiyani tahu bagaimana caranya membuat saya tertawa, dan dia tahu bagaimana caranya membuat saya melunak. Dia sangat kecewa kalau saya mulai berantem lagi. Gak banyak yang tau hubungan persahabatan yang sangat sederhana ini membuat saya merasa hidup itu sempurna. Istilahnya, kelas 4 itu masa jaya-jayanya saya🙂

Saya ingat bagaimana dia adalah fans berat Ikang Fawzi dan Marissa Haque, saya sangat ingin melihat ekspresi dia ketika Marissa Haque di bully kemarin🙂 Pasti dia sangat marah, mungkin juga tidak, sama seperti saya, dia sekarang pasti sudah sangat dewasa. Apakah dia sudah menikah dan punya anak? Dimana dia tinggal sekarang? Apa kabarnya dia? Saya benar-benar tidak tahu. Andaikan saya punya kesempatan untuk bertemu dia, saya yakin dia sudah menjitak kepala saya berkali-kali untuk segala kebodohan yang saya lakukan. Dan saya juga mungkin akan memarahi dia habis-habisan karena pergi gak bilang-bilang… Dia tidak tahu betapa saya merasa kehilangan ketika dia pergi…

Satu tahun saja saya dekat dengan Mardiyani, ketika naik ke kelas 5, alhamdulillah, Mardiyani naik kelas juga. Tapi sayangnya, dia pindah sekolah. Ada rasa kecewa yang sangat dalam. Saya tahu saat itu pertama kalinya saya merindukan sosok sahabat baik. Bukan sekedar sahabat dimana saya bisa berbagi apapun, tapi juga sebagai kakak. 

Kenapa tiba2 saya menulis ini? Saya baru saja mendengarkan lagu nya Fadly dan Rindra PadI yang judulnya Kakakku Sayang. 

Saya rindu memiliki sahabat. Sahabat yang selalu ada untuk mendengarkan saya, yang selalu punya saran-saran bodoh tapi masuk akal, selalu tahu caranya membuat saya tertawa, selalu siap memberikan pundak saat saya menangis, selalu bijak dikala dibutuhkan. Persahabatan yang sederhana.

Tapi yang paling penting adalah, saya rindu sosok sahabat dimana saya bisa berbagi tawa dan kebahagiaan. 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s