pns dngn mryang gmbira…

kisah kasih PNS ceria

Kreativitas dan Patuhisasi Januari 31, 2014

Filed under: Blog Ndableg! — kringetdingin @ 7:43 am
Tags: , ,

Temen saya bilang saya berubah…
Saya ngecek ke kaca, sepertinya saya masih Mira, belum jadi Sailor Moon apalagi Power Rangers.

Sudah sering saya diberitahu, kalau jadi PNS itu gak boleh terlalu pinter. Kalau pinter mending belagak bego, karena apa? Karena ntar orang gak suka sama kita, apalagi yg merasa pinter, jadi merasa tersaingi gitu deh.

Tapi kadang-kadang saya suka ngerasa gatel untuk bilangin kalau ada yang salah, ada yang lebih bagus, ada yang lebih benar, ada yang lebih efektif dan efisien. Tapi cuma gatel doang kok, saya tetap patuh sama petuah orang-orang tua, tidak berusaha memberi tahu yang aneh-aneh demi keselamatan diri sendiri. Lebih baik diam, kurangi interaksi dengan orang-orang yang kemungkinan besar benci dengan kita.

Disini lah saya belajar jadi lugu di kantor, lu lu gue gue… Daripada jadi terlibat mending pura-pura gak liat. Kalau saya diomelin dengan teman-teman non PNS, biarin aja lah, toh mereka taunya PNS itu kan mostly penjilat. Walaupun saya orang yang paling ogah maen jilat-jilatan. Kan orang yg dituduh kalo gak terbukti tuduhannya dosanya balik ke yang nuduh dua kali lipat.. Hehehehe.

Remember this my friend,
Diam itu bukan hanya emas, tapi platinum bertahtakan berlian.

Temen saya gak terima…
Berikut cuplikan percakapan yang saya jawab dengan sebijaksana sini mungkin.

Temen: Diem sih diem, gimana kalau lo dizolimi mir?

Mira: Biar Tuhan yang membalas.

T: Nah lo kan anaknya kreatip pisan Mir? Gatel banget kl gak menciptakan sesuatu yang baru, kalo gitu gimana? Masa’ iya lo betah diem-diem aja ngerjain rutinitas?

M: My dear friend, kreatifitas itu, hanya untuk orang-orang yang menghargainya. Don’t waste your creativity on people who don’t appreciate you, that will only hurt you… Badly.

T: Tapi mir, itu kan ancur banget… Masa’ lo tega biarin orang-orang itu mempermalukan diri mereka sendiri? Demi kepentingan satker lo, dan demi kepentingan bangsa dan negara?! #tsaaah

M: My dear buddy, FYI, mereka gak merasa malu kok, mereka bahkan gak tau kalau itu ancurnya kebangetan. kalau gak tau kan gak jadi dosa. Lagian kalau tau trus dosa, dosa kan gak bejendol….

T: Ajegile Mir… Lo sekarang jadi skeptis, antipatis gini…

M: Gak lah cuy, gw kan cuma jadi PNS yang baik. PNS yang baik itu yag mematuhi aturan, bukannya yg sok sok kreatif.

Dan terdiamlah temen saya dengan muka sedih kelipet-lipet kayak uang seribuan di kotak sumbangan.

Saya jadi ikutan sedih, karena kalo dia sedih jadi gak napsu makan, apalagi napsu nraktir saya makan..

Sambil meraih tangan teman baik saya, saya kasih dia senyum yang lebar sambil mamerin gigi saya yang bolong-bolong…

Saya bilang ke dia…

“Ibaratkan gue kayak banci aja, siang Susanto, kalo malem jadi Susan. Gw juga gitu, siang jadi PNS, malem gue jadi anak kreatif.”

Temen saya pun tersenyum lagi.

Saya…

Tersenyum juga.

Karena kesedihan itu cuma boleh diketahui oleh Tuhan.

20140131-145744.jpg

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s