pns dngn mryang gmbira…

kisah kasih PNS ceria

Perusahaan Lelet Negara Maret 4, 2014

Filed under: Blog Ndableg! — kringetdingin @ 10:12 am
Tags: , , ,

Sebenernya saya jarang marah-marah ke PLN, walaupun listrik dipadamin 3 kali seminggu dan seharian, saya anggep aja saya merayakan hari Bumi… 

Saya cukup mengacungkan jempol untuk pelayanan PLN 123 yang biasanya cukup cepat. Pernah waktu itu listrik rumah saya di Jakarta padam, tapi cuma rumah saya sendiri, dalam waktu hanya 15 menit setelah di telpon, para petugas PLN sudah datang dan memperbaiki kerusakan,

Lain waktu, pernah listrik di rumah mertua saya di Palembang kedap kedip gak jelas, dalam waktu kurang dari 1 jam mereka sudah datang dan memperbaiki kerusakan. 

Relatif cukup cepat. Tapi ada sih teman yang bilang, “Ya wajarlah pelayanannya cepat, lo kan tinggal di kawasan elit, jadi kalau ada kerusakan ya cepet… apalagi listrik lo non subsidi, yang dayanya gede banget sampe 4500W”

Kalau itu saya gak tau sih, sampai hari ini saya pikir, mungkin teman saya benar juga…

Saya tinggal di rumah dinas, dengan listrik yang masih subsidi, 900W. Seumur-umur, saya belum pernah liat tagihan listrik semurah itu… beneran deh. cuma 30 ribuan sebulan.. wow… Mungkin saya aja yang katrok.. hehehe..

Pada hari minggu lalu, listrik di rumah dinas itu padam, saya pikir.. “Ah, pemadaman nih.. biasa.”

Sampe sore… lho kok, tetangga saya pada nyala lampunya, kenapa rumah saya gelap sendiri? Lalu saya dengan santainya nelpon PLN 123, diberi nomor pelaporan, dan mendapatkan,  “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

Ditunggu tunggu… ternyata pak petugas PLN gak datang juga, ya mungkin karena hari Minggu, jadi petugasnya gak ada. Malam itu, saya tidur di rumah mertua. Lagi enak-enak tidur, jam 10 malem, ada telpon dari PLN, katanya, “Mbak, kami mau memperbaiki listrik, tapi gak ada orang di rumah” Saya yang lagi ngantuk-ngantuk cuma bisa bilang, “Ya iyalah mbak, udah pada ngungsi.. besok aja mbak.” Lagian nelpon jam 10 malem, mau perbaikin listrik atau mau ngerampok rumah? Ck ck…

Besoknya saya lapor lagi, dengan keluhan yang sama. Btw, Saya harus lapor ulang karena tadi malam mereka sudah datang tapi tidak ada orang di rumah, jadi itungannya laporan saya gugur. Oke baiklah, saya lapor lagi, saya dapat nomor pelaporan lagi. Lalu saya bilang ke operatornya, “Mbak, tolong kalau mau datang ke rumah di info kan dulu, karena saya dan suami kerja, jadi rumah kosong.” dan si mbak bilang, “Baiklah, kami infokan ke petugasnya.” Sampai sore, ternyata gak ada kabar-kabar dari petugas PLN, jadi saya telpon lagi, tanya kenapa gak ada petugas yang datang dan benerin listrik? Katanya.. “Rumahnya kosong mbak.” -_-” Jadi saya harus melapor ulang lagi, dan kembali mendapatkan nomor pelaporan

Jadi di hari Senin kemarin saya sudah dua kali mendapatkan, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

dan nol petugas yang datang memperbaiki.

Hari Selasa, hari ini, saya gak mau kecolongan, saya telpon pagi-pagi, dan si mbak operator memberikan saya nomor pelaporan baru dan satu “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih” plus, “Karena sudah lebih dari 1×24 jam, maka petugas akan datang secepatnya, mungkin dalam waktu satu jam.”

Nah ini baru mulai ada titik cerah nih… jadi dari jam 8 pagi, saya stand by di rumah, setelah memohon izin bos tentunya… saya menanti petugas PLN yang mau meluangkan waktunya.. sampai jam 9:30… telpon ulang ke PLN, mulai dari sini, coding nya udah sama, udah cenderung menggunakan repeat, atau mungkin loop. Saya mulai gatel… PLN banyak bug nya nih…

Saya telpon lagi jam 10:30, jawabannya sama, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

Jam 11:30, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

Jam 12:30, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

Jam 14:00, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih”

Akhirnya ambang kesabaran saya pecah juga. Saya marahin mbak operator nya, saya merasa ngomong sama mesin pas lebaran, minta maaf mulu dan gak pasti jawabannya… T_T

Dan hebatnya saya gak dapet, “Mohon maaf atas ketidak nyamanannya. Harap ditunggu petugas kami. Demi membangun Indonesia bersih, harap tidak memberikan tip atau uang kepada petugas kami, terima kasih” 

Mungkin si mbak nya udah keburu takut saya marahin lebih panjang. Hahaha…

Tapi ternyata emang omelan saya manjur, gak lama setelah saya omelin si mbak operator, dateng deh petugasnya. Dan kerusakannya ada di kabel luar, katanya ada kabel apaaaa gitu yang kebakar di tiang listrik, as horror as it might sound, tapi itu katanya biasa… 

Akhirnya setelah saya merayakan hari Bumi selama dua hari dua malam, listrik saya pun kembali nyala. Alhamdulillah…

Maaf ya mbak operator yang kena omelan sadis saya… Anggep aja kayak shock teraphy pake listrik 10 ribu Megawatt.

Dan tenang saja sodara-sodari sekalian. Saya tidak pernah ngasih tip atau uang ke petugas PLN, Namun, demi mebangun Indonesia yang bersih, harusnya petugas PLN lebih cepat dalam menanggapi pengaduan karena itu mendukung saya mengurangi korupsi waktu kantor, dengan demikian bisa mewujudkan Indonesia yang bersih,

Sekian dan terima cium.

pN_Lelet

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s